Cara Meningkatkan Employee Engagement pada Karyawan Perusahaan

7 Cara Meningkatkan Employee Engagement

Cara meningkatkan employee engagement saat ini menjadi perhatian penting bagi para HR. Sebab, keterikatan karyawan menjadi salah satu faktor penting yang akan membantu untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Terutama, di tengah guncangan adaptasi bisnis hampir seluruh sektor. Bahkan, ada sekitar 90% pimpinan sudah setuju bahwa keterikatan karyawan ini memiliki dampak pada kesuksesan sebuah bisnis. 

Definisi dari Employee Engagement

Employee engagement ini termasuk salah satu istilah di bidang Human Resources yang diambil dari Bahasa Inggris. Namun, apabila diterjemahkan secara harfiah artinya keterikatan karyawan. 

Secara pelaksanaanya, keterikatan karyawan ini merupakan salah satu ukuran seberapa terikatnya karyawan dengan pekerjaan, perusahaan, serta tujuan organisasi.

Keterikatan ini sebenarnya dapat dipercaya menjadi hal penting karena karyawan akan merasa terlibat atau terikat secara positif dengan perusahaan.

Meski serupa, Employee engagement sebenarnya tidak sama dengan kebahagiaan dalam bekerja (employee happiness). Menurut Kevin Kruse, ada banyak sekali karyawan yang merasa bahagia bekerja di suatu perusahaan.

Namun, tidak engaged dengan adanya visi misi perusahaan dan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Oleh karena itu, kebahagiaan karyawan saat ini penting sekali.

Sebab, nantinya bisa membuat karyawan engage terhadap kenyamanan kerja ketika bekerja di suatu perusahaan tersebut.

Cara Efektif Meningkatkan Employee Engagement

Terdapat beberapa cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan Employee engagement. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Berikan Saran dan Masukan 

Ketika bekerja, karyawan tidak hanya memiliki orientasi terhadap penghasilan. Namun, juga akan memperhatikan sejauh mana ia bisa berkembang di perusahaan tersebut.

Bekerja saja tanpa adanya peningkatan pengetahuan serta keterampilan tentu akan membosankan.

Oleh karena itu, Anda sebagai salah satu pihak perusahaan bisa langsung memberi evaluasi berupa saran atau masukan.

Hal tersebut bisa membuat mereka tahu apa hal yang harus bisa ditingkatkan dan memotivasinya untuk terus tumbuh. Anda nantinya juga bisa langsung membantu mereka berkembang dengan memberikan pelatihan, kursus atau hal lainnya. Apabila sudah begini, tentu bisa meningkatkan Employee engagement seperti yang telah diharapkan oleh perusahaan.

2. Beri Kesempatan untuk Berpendapat

Banyak sekali perusahaan yang mempunyai budaya untuk menutup kesempatan karyawan dalam berpendapat. Tidak heran, apabila perusahaan tersebut gagal dalam meningkatkan engagement karyawan mereka. Ketika pendapatnya didengarkan, tentun karyawan akan senang. Hal ini karena merasa dianggap menjadi bagian dari organisasi.

Lagipula, terkadang karyawan ini mempunyai ide cukup cemerlang yang tidak terpikiran oleh pemimpin perusahaan. Jadi, berikan mereka kesempatan berpendapat di sesi pertemuan atau evaluasi pekerjaan.

3. Motivasi Karyawan untuk Berani Eksperimen

Banyak sekali karyawan yang mempunyai ide-ide cemerlang, namun takut sekali untuk memulai. Sebagai salah satu pihak perusahaan, Anda nantinya harus bantu mendorong karyawan untuk berani bereksperimen.

Tidak hanya karyawan yang berkembang, namun perusahaan mempunyai potensi cukup besar untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

Memang, kesalahan serta kegagalan mungkin akan terjadi pada saat mengimplementasikan hal baru. Namun, alih-alih menyalahkan, Anda nantinya bisa berjalan bersama karyawan dalam mengevaluasi hal tersebut.

Cara untuk bisa meningkatkan Employee engagement ini, mungkin sulit dilakukan. Namun, tidak ada salahnya dicoba. Harap pastikan rencana sudah matang pada saat memutuskan untuk melakukannya.

employee engagement

4. Perhatikan Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan

Permasalahan kesehatan dan kesejahteraan dapat membuat produktivitas karyawan semakin menurun. Apabila produktivitas menurun, bagaimana Anda dapat langsung meningkatkan Employee engagement.

Ketimbang harus memikirkan perkembangan perusahaan, tentunya akan lebih fokus terhadap hidupnya sendiri. Memang, urusan pribadi dan bekerja seharusnya tidak akan dijadikan satu karena nantinya tidak profesional. Namun, kalau sudah begini, harus memaksakan untuk bisa menyelesaikan pekerjaan. Namun, untuk kinerjanya akan terlihat jelas berkurang.

Oleh karena itu, pastikan Anda lebih humanis dalam menangani kesehatan serta kesejahteraan karyawan. Caranya yaitu dengan memberikan berbagai macam fasilitas seperti asuransi kesehatan, fitness, sampai salary advance.

Perlu Anda ingat, meski memberikan fasilitas kepada karyawan, jangan sampai mempengaruhi arus kas perusahaan, terlebih lagi apabila ada salary advance.

5. Bangun Interaksi yang Baik

Saat ingin meningkatkan Employee engagement, maka harus ada rasa hormat pada kedua belah pihak. Perusahaan nantinya dapat memberikan pekerjaan tanpa sistem yang otoriter. Apabila ada kesalahan, maka bantu karyawan untuk evaluasi serta menyelesaikan.

Dengan hal tersebut, karyawan juga dapat menaruh rasa hormat atau respect terhadap perusahaan. Selain itu, apabila karyawan mempunyai kehidupan dan urusan pribadi di luar pekerjaan.

Maka wajib memberikan mereka work-life balance. Di mana tidak membebani mereka dengan urusan kantor di luar jam kerja.

6. Buat Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Rutinitas pekerjaan ini memang seringkali menyebabkan stres serta perasaan tidak bahagia. Namun, bukan berarti kantor sendiri memiliki suasana yang kaku. Hanya dengan memiliki kantor berkonsep serius tapi santai. Nantinya, akan langsung menyeimbangkan ritme kerja. Paling tidak, karyawan telah stres dengan pekerjaan. Namun, jangan ditambah dengan adanya stres karena lingkungan kantor.

Anda dapat menyediakan tempat-tempat di kantor yang bisa langsung digunakan karyawan untuk bicara santai, istirahat sejenak atau brainstorming. Jika bisa, maka coba hindari juga meja kantor cubicle dan pilih konsep open office. Jadi bisa langsung interaksi antar karyawan untuk lebih terbuka dan santai.

Kemudian, bisa rencanakan juga aktivitas seru bersama di luar kantor. Misalnya saja seperti meeting di luar kantor, gathering, dan masih banyak lainnya.

7. Adaptasikan Nilai dan Prinsip Inti Perusahaan

Kemudian, bisa langsung menanamkan nilai-nilai atau prinsip perusahaan terhadap karyawan. Dengan begitu, karyawan bisa langsung lebih mengenal tentang  perusahaan dan tahu apa sebenarnya yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Setelah tahu, karyawan juga dapat langsung merencanakan apa hal yang harus dilakukan. Tujuannya untuk bisa membantu perusahaan dalam mencapai tujuan tersebut. Apabila ingin meningkatkan employee engagement, tentu harus membangun ikatan yang dimulai dengan saling mengenal satu sama lain.

Gunakan Yippy untuk Corporate Gifting

Bagi Anda yang ingin membuat gifting perusahaan dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada penerima, Yippy sebagai platform Corporate Gifting #1 di Indonesia hadir sebagai partner Anda. Dengan berbagai macam fitur unggulan seperti Smart Gifting dan integrasi dengan tool yang ada di perusahaan Anda, Yippy akan membantu Anda mulai dari proses pencarian ide hadiah, packaging, pengumpulan alamat, pengiriman kado sampai pengumpulan feedback, semua secara terotomasi.

Fitur-fitur tersebut bisa Anda peroleh secara gratis. Jadi Anda bisa langsung fokus hanya dengan memberikan senyuman kepada karyawan maupun customer Anda. Tertarik memulai program corporate gifting? Konsultasi dengan Yippy sekarang!

Posts created 3

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top
× Contact Us