{"id":407,"date":"2023-02-03T15:15:52","date_gmt":"2023-02-03T08:15:52","guid":{"rendered":"https:\/\/yippy.id\/blog\/?p=407"},"modified":"2024-10-07T10:08:40","modified_gmt":"2024-10-07T03:08:40","slug":"apa-itu-company-culture-simak-penjelasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yippy.id\/blog\/apa-itu-company-culture-simak-penjelasannya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Company Culture? Simak Penjelasannya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Company culture<\/em> adalah nilai-nilai, atribut, dan karakteristik organisasi yang berlaku di perusahaan. Istilah lainnya adalah budaya organisasi atau kultur perusahaan. Hal ini akan mempengaruhi kebiasaan karyawan di perusahaan dan keputusan yang mereka buat.<\/p>\n\n\n\n<p>Budaya perusahaan mungkin saja disusun secara khusus seperti membuat peraturan, atau mungkin hanya hasil dari akumulasi kebiasaan pimpinan dari waktu ke waktu. Dengan budaya perusahaan yang kuat, karyawan memahami hasil yang diharapkan dan bertindak sesuai dengan itu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-contoh-company-culture-yang-mempengaruhi-cara-kerja-karyawan\">Contoh Company Culture yang Mempengaruhi Cara Kerja Karyawan<\/h2>\n\n\n\n<p>Budaya perusahaan mencakup berbagai elemen, termasuk lingkungan pekerjaan, misi perusahaan, gaya kepemimpinan, nilai, etika, harapan, dan tujuan. Menurut <em>Organizational Culture Assessment Instrument <\/em>(OCAI), ada empat jenis <em>company culture<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-1-clan-culture\">1. Clan Culture<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Clan culture <\/em>memfokuskan aspek kolaborasi antar anggota tim. Orang-orang di dalamnya menganggap masing-masing diri mereka adalah satu klan atau keluarga besar yang saling membantu. Dalam budaya perusahaan jenis <em>clan culture <\/em>ini menjalankan kepemimpinan berbentuk <em>mentorship<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-2-adhocracy-culture\">2. Adhocracy Culture<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Adhocracy culture<\/em> adalah budaya kerja yang mementingkan inovasi dan kreativitas. Para karyawan diharapkan untuk berani mengambil risiko. Pimpinannya pun <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-inovasi\/\" title=\"\">seorang inovator<\/a> yang mendorong kerja cepat dan terbuka dengan perubahan<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-3-hierarchical-culture\">3. Hierarchical Culture<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Hierarchical culture<\/em> mengacu pada struktur perusahaan yang formal, taat aturan, dan mengikuti kontrol dari atasan. Beberapa perusahaan korporat mengedepankan nilai-nilai formal, tradisional, atau hierarkis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-4-market-culture\">4. Market Culture<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Market culture<\/em> adalah budaya perusahaan yang paling agresif dibandingkan tiga macam <em>company culture<\/em> yang telah disebut di atas. Budaya perusahaan ini bukan hanya memfokuskan pada persaingan dengan pesaing industri, tapi juga di antara karyawan dalam internal organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan market culture di satu sisi menjadi motivasi untuk karyawan agar lebih berprestasi, tapi juga berisiko untuk membentuk persaingan yang kurang sehat.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"639\" height=\"405\" src=\"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mental-Health-Karyawan-3.png\" alt=\"Mental Health Karyawan\" class=\"wp-image-432\" style=\"width:479px;height:304px\" srcset=\"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mental-Health-Karyawan-3.png 639w, https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mental-Health-Karyawan-3-300x190.png 300w, https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mental-Health-Karyawan-3-600x380.png 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 639px) 100vw, 639px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Mental Health Karyawan<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>baca juga: <a href=\"https:\/\/yippy.id\/blog\/cara-ciptakan-budaya-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><em>5 Cara Menciptakan Budaya Perusahaan dan Manfaatnya<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, seperti apa <em><a href=\"https:\/\/yippy.id\/blog\/saatnya-bangun-company-culture-melalui-gifting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">company culture<\/a><\/em> di tempat Anda? Apapun yang diterapkan, tujuannya adalah meningkatkan kinerja tim dan mendukung perusahaan mencapai tujuan. Jangan lupa untuk tetap mengapresiasi tim Anda agar mereka lebih antusias dan memiliki <a href=\"https:\/\/yippy.id\/blog\/5-ciri-karyawan-dengan-loyalitas-tinggi-apa-saja%ef%bf%bc\/\" title=\"\">loyalitas<\/a> tinggi di perusahaan. Pada momen tertentu, berikan hadiah spesial untuk tim Anda berupa paket hampers yang berkesan. Kami dari Yippy siap membantu Anda untuk melakukan proses gifting yang mudah.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-layout-flex wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"http:\/\/www.yippy.id\">Hubungi Kami<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Company culture adalah nilai-nilai, atribut, dan karakteristik organisasi yang berlaku di perusahaan. Istilah lainnya adalah budaya organisasi atau kultur perusahaan. Hal ini akan mempengaruhi kebiasaan karyawan di perusahaan dan keputusan yang mereka buat. Budaya perusahaan mungkin saja disusun secara khusus seperti membuat peraturan, atau mungkin hanya hasil dari akumulasi kebiasaan pimpinan dari waktu ke waktu. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":417,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-karyawan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yippy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}